Sunday, September 1, 2019

Segmentasi Pasar

  • Pengertian Segmentasi Pasar

Pengertian segmentasi pasar secara umum adalah pembagian kelompok pembeli yang memiliki perbedaan kebutuhan, karakteristik atau perilaku yang berbeda di dalam suatu pasar tertentu. Definisi segmentasi pasar juga dapat diartikan pengidentifikasian analisis perbedaan para pembeli di pasar.

  • Tujuan Segmentasi Pasar

Berikut merupakan beberapa tujuan dan manfaat segmentasi pasar secara umum yang didapat, baik bagi penjual atau produsen selengkapnya.
  • Pasar menjadi lebih mudah dibedakan
  • Pelayanan menjadi lebih baik dan tepat
  • Strategi pemasaran dan promosi menjadi lebih terarah
  • Menemukan peluang baru di masyarakat
  • Desain produk menjadi lebih tepat
  • Strategi komunikasi lebih efektif dan efisien
  • Dapat mengetahui kompetitor dengan segmen yang sama
  • Evaluasi target dan rencana bisnis lebih akurat
  • Kesempatan pasar dimiliki oleh penjual atau produsen
  • Alokasi anggoran dapat disesuaikan agar lebih efisien
  • Pengaturan produk dan daya tarik pemasaran dapat direncanakan
  • Potensi penyaluran modal usaha lebih besar.
  • Kriteria dan Dasar-Dasar Segmentasi Pasar
Ada beberapa syarat dan kriteria segmentasi pasar yang harus dipenuhi. Berikut merupakan kriteria dan dasar-dasar segmentasi pasar selengkapnya.
  • Dapat diukur (measurable), segmen pasar seperti ukuran atau daya beli harus dapat diukur dengan jelas.
  • Dapat dicapai (accesible), segmen pasar harus dapat dicapai dan dijangkau.
  • Cukup besar (substantial), segmen pasar harus terdiri dari kelompok homogen yang cukup besar dan bernilai.
  • Dapat dibedakan (differentiable), segmen pasar harus dibedakan satu sama lain dengan jelas.
  • Dapat dilaksanakan (actionable), segmen pasar harus dapat dilayani secara efektif oleh produsen.
  • Jenis-Jenis Segmentasi Pasar
Terdapat beberapa pengelompokkan segmentasi pasar yang didasarkan pada segmen tertentu. Berikut merupakan pembagian kategori dan jenis-jenis segmentasi pasar beserta penjelasan lengkapnya.
1. Segmentasi Pasar Berdasarkan Geografi
Segmentasi pasar ini didasarkan pada letak geografisnya dan dibagi ke dalam beberapa bagian geografi seperti negara, wilayah, kota dan desa. Daerah geografi yang dipandang potensial dan menguntungkan akan menjadi target operasi perusahaan menjual produk.
2. Segmentasi Pasar Berdasarkan Demografi
Segmentasi pasar ini didasarkan pada kondisi demografinya. Pada segmentasi pasar ini dibagi dan diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok demografi dengan dasar pembagian usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi atau tingkat pendidikan konsumen.
3. Segmentasi Pasar Berdasarkan Psikografi
Segmentasi pasar ini didasarkan pada kondisi psikografinya. Dalam segmentasi pasar ini akan menelaah bagaimana konsumen dengan segmen demografi tertentu merespon suatu stimuli pemasaran.
4. Segmentasi Pasar Berdasarkan Sosial-Budaya/Sociocultural
Segmentasi pasar ini didasarkan pada kondisi sosial-budaya. Biasanya segmentasi pasar ini memiliki variabel seperti sosiologis (kelompok) dan antropologis (budaya) dibagi dalam segmen yang sesuai tahap pada:
  • Daur hidup keluarga
  • Kelas sosial
  • Budaya dan sub budaya
  • Lintas budaya atau segmentasi pemasaran global
5. Segmentasi Pasar Berdasarkan Hubungan Secara Ekstrim
Segmentasi pasar ini merupakan bentuk efektif segmentasi bagi penggunaan merek tertentu secara ekstrem, misalnya saja seperti:
  • Tingkat penggunaan: beda segmentasi terletak pada pengguna berat, pengguna sedang, dan pengguna ringan. Bukan pengguna sebuah produk, jasa, atau merek khusus.
  • Tingkat kesadaran: kesadaran konsumen pada produk, kesiapan membeli produk, atau apakah konsumen membutuhkan informasi tentang produk tersebut.
  • Loyalitas merek: Loyalitas konsumen pada merek dijadikan perusahaan sebagai identifikasi karakteristik konsumen di mana mereka bisa langsung menjadi pendukung promosi ke orang dengan karakteristik yang sama namun dengan populasi yang lebih besar.
6. Segmentasi Pasar Berdasarkan Situasi Penggunaan
Segmentasi pasar ini didasarkan pada suatu situasi tertnetu yang menjadi kesempatan bagi konsumen akan membeli atau mengkonsumsi suatu produk. Segmentasi ini dibuat untuk membantu perusahaan memperluas penggunaan produknya yang dijual.
7. Segmentasi Pasar Berdasarkan Benefit/Keuntungan
Segmentasi pasar ini didasarkan sesuai dengan menfaat yang dicari dari produk. Secara umum segmentasi pasar ini didasarkan pada lima keuntungan produk yang utama yakni:
  • Fungsional
  • Nilai uang
  • Manfaat sosial
  • Manfaat emosi positif
  • Manfaat emosi negatif
8. Segmentasi Pasar Hybrid/Campuran
Pada segmentasi pasar ini dibentuk berdasarkan kombinasi beberapa variabel segmen yang membentuk sebuah segmen tunggal. Misalnya adalah segmen geodemografis, sangat berguna untuk menemukan prospek terbaik bagi seorang pengiklan atau pemasar dalam menemukan kepribadian, tujuan, dan ketertarikan sesuai dengan tempat tinggal konsumen.
9. Segmentasi Pasar Berdasarkan Tingkah Laku
Pada segmentasi pasar ini dikelompokkan berdasarkan pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi pembeli terhadap suatu produk. Singkatnya segmen ini membedakan konsumen berdasarkan tingkah lakunya pada sebuah produk tertentu.
Jenis-Jenis Pasar
Jenis pasar menurut bentuk kegiatannya. Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi 2 yaitu pasar nyata ataupun pasar tidak nyata(abstrak).  Maka kita lihat penjabaran berikut ini:
  • Pasar Nyata.
Pasar nyata adalah pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.
  • Pasar Abstrak.
Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
Jenis pasar menurut cara transaksinya. Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan menjadi pasar tradisional dan pasar modern.
  • Pasar Tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.
  • Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.
Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya. Beberapa pasar hanya menjual satu jenis barang tertentu , misalnya pasar hewan,pasar sayur,pasar buah,pasar ikan dan daging serta pasar loak.
Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi. Menurut keluasaan distribusinya barang yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:
  • Pasar Lokal
  • Pasar Daerah
  • Pasar Nasional dan
  • Pasar Internasional

Wednesday, July 24, 2019


                                 Cara Membuat Analisa Pasar
1
Identifikasi pasar sasaran Anda.  Pertama-tama, Anda harus menentukan kepada siapa produk atau jasa perusahaan ingin ditawarkan. Hebat sekali jika seluruh dunia menginginkan produk atau jasa Anda, tetapi hal tersebut tentu tidak realistis. Sebagai contoh, jika Anda memproduksi komponen mobil, artinya pasar sasaran Anda adalah orang-orang yang memiliki atau menangani mobil. Namun, jika Anda adalah musisi yang khusus berkecimpung di musik anak-anak, pasar sasaran Anda adalah orang tua yang memiliki anak-anak kecil, atau bahkan anak-anak itu sendiri. [1]
·         Identifikasi pasar sasaran akan membantu Anda menentukan cara beriklan dan memaksimalkan nilai sumber daya pemasaran.

2
Gunakan berbagai sumber daya.  Ada banyak sumber daya di internet yang tepercaya karena berasal dari berbagai sumber pemerintah. Di AS beberapa sumber yang dapat diandalkan di antaranya: [2]
·         U.S. Census Bureau, www.census.gov
·         www.business.gov, yang berisi tautan menuju data-data terkait bisnis dalam lingkup negara bagian dan nasional.
·         Bureau of Labor Statistics, www.bls.gov
·         U.S. Department of Commerce, www.commerce.gov

3
Pelajari pasar sasaran secara demografis.  Identifikasi pasar sasaran membantu Anda memfokuskan sumber daya pemasaran dan meningkatkan laba secara keseluruhan. Tujuan identifikasi bukan untuk mengesampingkan siapa pun, melainkan mengenali pasar yang berpeluang besar menjadi pelanggan. Karakteristik demografis terdiri dari usia, gender, status perkawinan, ukuran keluarga, penghasilan, tingkat pendidikan, ras, dan agama. [3]
·         Informasi demografis biasanya dapat ditemukan di internet berupa kompilasi berbagai laporan dari pemerintah pusat. Anda bisa mencoba mencari data di pangkalan data Badan Pusat Statistik di https://www.bps.go.id/
·         Jika Anda memasarkan produk atau jasa ke bisnis lain, informasi demografis juga terdiri dari lokasi bisnis terkait, banyaknya cabang yang dimiliki, pendapatan tahunan, jumlah karyawan, industri, dan seberapa lama unit bisnis telah berjalan. Biasanya Anda bisa mengumpulkan data ini dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan kepada umum. Coba kunjungi situs perusahaan terkait, situs Bursa Efek Indonesia, atau hubungi langsung perusahaan untuk memperoleh laporan keuangan bisnis terkait.
4
Jabarkan psikografis pasar sasaran Anda.  Informasi psikografis menjelaskan perilaku, kepercayaan, emosi, dan nilai-nilai audiensi Anda. Biasanya informasi ini menjawab pertanyaan “kenapa?” Kenapa seseorang membeli sesuatu? Kenapa seseorang kembali ke suatu toko tertentu? Riset psikografis terdiri dari tahap keluarga, hobi dan minat, jenis hiburan yang digeluti, dan gaya hidup pasar sasaran Anda. [4]
·         Informasi psikografis sering kali ditemukan di dalam survei atau grup fokus. Meskipun Anda bisa mencarinya sendiri, sebaiknya gunakan jasa perusahaan riset pemasaran untuk membantu menyusun struktur survei, memilih kata-kata untuk pertanyaan dengan cermat, dan terlibat dengan grup fokus dengan cara yang efektif. [5]
·         Untuk bisnis, informasi psikografis dapat menyertakan nilai atau moto, bagaimana penampilan perusahaan di hadapan pelanggan, dan seberapa formal/informal lingkungan kerjanya. Anda bisa mengumpulkan sebagian informasi ini dari observasi mandiri saat mengunjungi toko, atau dengan membaca ulasan situs bisnis terkait. Anda juga bisa mengulas laporan keuangan tahunan lewat situs BEI.

5
Pahami pasar sasaran secara perilaku.  Informasi perilaku akan membantu Anda memahami alasan seseorang memilih suatu produk atau jasa dibandingkan produk atau jasa lainnya. Informasi ini juga terdiri dari seberapa sering pasar sasaran membeli, jumlah dan cara membeli produk atau jasa, apakah penggunaan produk atau jasa berkaitan dengan acara tertentu, dan seberapa lama pelanggan memutuskan untuk membeli produk. Dengan memanfaatkan sumber daya di internet, pemasaran berdasarkan perilaku dapat menjadi alat yang kuat dengan mengincar calon pelanggan secara individu. [6]
·         Tentukan seberapa penting loyalitas merek atau perusahaan kepada pasar sasaran.
·         Cari tahu apakah audiensi lebih mengutamakan kemudahan, harga yang terjangkau, atau kualitas.
·         Gunakan survey pasar untuk mengetahui cara pasar sasaran Anda biasanya membayar produk atau jasa.
·         Tanyakan apakah pelanggan lebih memiliki interaksi antarmuka atau belanja daring.
·         Untuk data jenis ini, Anda mungkin perlu melaksanakan penelitian sendiri atau menggunakan bantuan jasa perusahaan riset. [7]